Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Maret 2013

DOA NABI MUSA KETIKA DIPERINTAHKAN ALLAH UNTUK MENGHADAPI FIR'AUN

Apakah telah sampai kepadamu kisah Musa?
Add caption
(Q.S. Thahaa : 9-28)
Apakah telah sampai kepadamu kisah Musa?
Ketika ia melihat api, lalu berkatalah ia kepada keluarganya: "Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu." Maka ketika ia datang ke tempat api itu ia dipanggil: "Hai Musa. Sesungguhnya Aku inilah Tuhanmu, maka tanggalkanlah kedua terompahmu; sesungguhnya kamu berada dilembah yang suci, Thuwa. Dan Aku telah memilih kamu, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan (kepadamu). Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku. Sesungguhnya hari kiamat itu akan datang Aku merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan. Maka sekali-kali janganlah kamu dipalingkan daripadanya oleh orang yang tidak beriman kepadanya dan oleh orang yang mengikuti hawa nafsunya, yang menyebabkan kamu jadi binasa." Apakah itu yang di tangan kananmu, hai Musa? Berkata Musa: "Ini adalah tongkatku, aku bertelekan padanya, dan aku pukul (daun) dengannya untuk kambingku, dan bagiku ada lagi keperluan yang lain padanya." Allah berfirman: "Lemparkanlah ia, hai Musa!" Lalu dilemparkannyalah tongkat itu, maka tiba-tiba ia menjadi seekor ular yang merayap dengan cepat. Allah berfirman: "Peganglah ia dan jangan takut, Kami akan mengembalikannya kepada keadaannya semula, dan kepitkanlah tanganmu ke ketiakmu, niscaya ia ke luar menjadi putih cemerlang tanpa cacad, sebagai mukjizat yang lain (pula), untuk Kami perlihatkan kepadamu sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Kami yang sangat besar,Pergilah kepada Fir'aun; sesungguhnya ia telah melampaui batas."

Berkata Musa: "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku."

Jumat, 01 Maret 2013

KELUARNYA DAJJAL DAN MENGERINGNYA DANAU TIBERIAS DI ISRAEL

Add caption
Bila anda membuka google dan menelusuri kata “Tiberias”, maka anda akan menemukan keterangan Wikipedia sebagai berikut:

The Sea of Galilee, also Kinneret, Lake of Gennesaret, or Lake Tiberias (Hebrew: יָם כִּנֶּרֶת Judeo-Aramic: יַמּא דטבריא, Arabic: بحيرة طبرية), is the largest fresh water lake in Israel, and it is approximately 53km (33mi) in circumference, about 21km (13mi) long, and 13km (8.1mi) wide. The lake has a total area of 166km2 (64sqmi), and a maximum depth of approximately 43 m (141feet).

ARTINYA : Laut Galilea, juga Kinneret, Danau Genesaret, atau Danau Tiberias (Ibrani:יָם כִּנֶּרֶתYahudi-Aramic:יַמּא דטבריא, Arab:بحيرة طبرية), adalah danau air tawar terbesar di Israel, dan ia adalah sekitar 53km (33mil) lingkar, sekitar 21km (13mil) panjang, dan 13km (8,1mil) lebar. Danau ini memiliki luas wilayah 166 km2 (64sq mi), dan kedalaman maksimum sekitar 43m (141kaki).

Air dari Danau Tiberias merupakan sumber utama air bersih bagi bangsa Yahudi dan pemerintah Zionis Israel. Dewasa ini pemerintah Israel sangat khawatir karena keberadaan air Danau Tiberias sudah kian menepis. Jika kita berkunjung ke web ini : (savethekinneret.com) kita akan temukan peringatan dari pemerintah Israel kepada segenap warganya sebagai berikut:

Senin, 17 September 2012

QS. Al Mudatstsis : 6


‎(Dan janganlah kamu memberi dengan maksud memperoleh balasan yang lebih banyak)

lafal Tastaktsiru dibaca Rafa' berkedudukan sebagai Haal atau kata keterangan keadaan.

Maksudnya, janganlah kamu memberi sesuatu dengan tujuan untuk memperoleh balasan yang lebih banyak dari apa yang telah kamu berikan.

Al Muddatstsir : 6
membuat dan memasang widget berlangganan artikel blog
Add caption

Renungan dan Da`wah Islam

Allah Ta’ala berfirman,

إِذْ يُغَشِّيكُمُ النُّعَاسَ أَمَنَةً مِّنْهُ وَيُنَزِّلُ عَلَيْكُم مِّن السَّمَاء مَاء لِّيُطَهِّرَكُم بِهِ وَيُذْهِبَ عَنكُمْ رِجْزَ الشَّيْطَانِ وَلِيَرْبِطَ عَلَى قُلُوبِكُمْ وَيُثَبِّتَ بِهِ الأَقْدَامَ

“(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan memperteguh dengannya telapak kaki(mu).” (QS. Al Anfal: 11)

Jumat, 24 Agustus 2012

Silaturrahim


Di antara pintu-pintu rizki adalah silaturrahim. Pembi-caraan masalah ini dengan memohon pertolongan Allah akan saya bahas melalui empat poin berikut:

A. Makna Silaturrahim

Makna ‘ar-rahim’ adalah para kerabat dekat. Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata:‘Ar-rahim secara umum adalah dimaksud-kan untuk para kerabat dekat. Antara mereka terdapat garis nasab (keturunan), baik berhak mewarisi atau tidak, dan sebagai mahram atau tidak.”

Menurut pendapat lain, mereka adalah maharim (para kerabat dekat yang haram dinikahi) saja.

Jumat, 17 Agustus 2012

An Nur (24) : 26

الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ ۖ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ ۚ أُولَـٰئِكَ مُبَرَّءُونَ مِمَّا يَقُولُونَ ۖ لَهُم مَّغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ

Artinya : "Perempuan-perempuan yang keji untuk lali-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan rezeki yang mulia (surga)."

Bacaan Takbir Hari Raya

membuat dan memasang widget berlangganan artikel blog
Add caption
Bacaan Takbir Hari Raya sebagaimana yang kita ketahui dan kita lakukan selama ini adalah sebagai berikut :
"Alloohu Akbar, Alloohu Akbar, Alloohu Akbar, Laa ilaaha illalloohu walloohu Akbar Alloohu Akbar wa lillaahil-hamdu"

Banyak juga yang menambahkan bacaan-bacaan lain setelah bacaan di atas. Kalau didengar-dengarkan rasanya pas dan enak di telinga. Tapi kebanyakan kita mengumandangkan bacaan-bacaan Takbir Hari Raya tersebut hanya ikut-ikutan orang-orang tua/pendahulu kita. Dari manakah kita mengetahui bacaan-bacaan Takbir Hari Raya yang seperti itu? Terus terang saja saya belum pernah ditunjukkan dalil tentang bacaan Takbir Hari Raya yang seperti itu. Karena belum tahu tuntunannya, maka sekarang saya tidak ikut-ikutan mengumandangkan Takbir Hari Raya yang seperti itu walaupun dulunya saya juga ikut seperti itu. Sekali lagi berdasarkan apa yang saya pahami bahwa asalnya ibadah itu mengikut apa yang dicontohkan Rasulullah dan para sahabatnya.

Al Baqarah (2) : 22

Allah Ta’ala berfirman,

الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الأرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَكُمْ فَلا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَنْدَادًا وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ


“Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.” (Al Baqarah [2]: 22)

Menutup Aurat Ketika kita Shalat / Berdo`a


Sayang saudara, kesalahan umum yang membuat beberapa Muslim ketika mereka sedang terlibat dalam shalat / berdoa adalah bahwa mereka tidak benar menutup aurat mereka. Sebagai contoh, beberapa orang memakai kemeja berukuran kecil dan sementara itu mungkin menutupi mereka ketika mereka sedang berdiri, mereka punggung menjadi terkena ketika mereka turun ke sajda/sujud, berpotensi mengekspos Aurat mereka dan membuat berpotensi tidak valid doa mereka. Jadi mari kita membuat upaya benar menutup diri kita sendiri ketika kita terlibat dalam shalat/namaz, insya Allah!
membuat dan memasang widget berlangganan artikel blog
Add caption

7 (Tujuh) Sifat Orang Mukmin

membuat dan memasang widget berlangganan artikel blog
Add caption

Surat Al Mu'minuun terdiri atas 118 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Dinamai Al Mu'minuun, karena permulaan ayat ini manerangkan bagaimana seharusnya sifat-sifat orang mukmin yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan ketenteraman jiwa mereka di dunia. Demikian tingginya sifat-sifat itu sebagaimana ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad yang juga mustinya dimiliki oleh umatnya.

Kamis, 16 Agustus 2012

Menuju Ampunan Allah


“Berlomba-lombalah kamu sekalian menuju ampunan Tuhanmu dan surga yang seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan para Rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikanNya kepada yang dikehendakiNya” (QS. Al Hadid: 21).

membuat dan memasang widget berlangganan artikle blog
Add caption
Begitu dahsyat perlombaan merebut hati manusia, sehingga tidak sedikit yang mengalami kekalahan dan kesengsaraan. Seperti kekalahan dalam merebut hati rakyat dalam pemilihan umum. Tak mungkin semuanya menang. Namun, tidak demikian dengan perlombaan menuju ampunan Allah.

Bila penduduk dunia ini berlomba menuju ampunan Allah, setiap jengkal bumi ini akan damai. Akan jauh dari pelanggaran, kekalahan, kesengsaraan, dan sejenisnya. Sebab, semakin banyak manusia berpartisipasi dalam menuju ampunan Allah, semakin tercipta rasa persaudaraan antar sesama manusia. Semakin banyak manusia yang merasa dirinya sama dengan orang lain sebagai makhluk Allah. Semua akan merasa tak punya ilmu, kecuali hanya setetes saja.

Dengan cara demikian, akan hilang kebencian antar sesama. Tak akan timbul keinginan untuk menganiaya orang lain. Akan tak ada pembunuhan. Sebab, setiap orang yang berlomba menuju ampunan Allah faham bahwa kebencian, menganiaya orang lain, membunuh, dan kejahatan lainnya, merupakan sikap dan perbuatan yang menjauhkan diri dari ampunan Allah.

Orang-orang yang diberi nafkah


Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: 

"Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan." 

Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.

membuat dan memasang widget berlangganan artikel blog
Add caption

Al Baqarah : 215

Menjauhi Dosa Besar


"Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia" An Nisaa' : 31

membuat dan memasang widget berlangganan artikel blog
Add caption
Orang-orang yang beriman yang mengetahui fakta ini berbuat dengan sangat hati-hati dengan memperhatikan batas-batas yang ditetapkan Allah, dan mereka menghindari hal-hal yang dilarang. Jika mereka melakukan kesalahan karena kealpaannya, mereka segera berpaling kepada Allah, bertobat, dan memohon ampunan.

Allah memberitahukan kita dalam al-Qur'an tentang hamba-hamba-Nya yang tobatnya akan diterima. Dalam hal ini, jika kita mengetahui perintah Allah, namun dengan sengaja kita melakukan dosa dan berkata, "Tidak apa-apa, apa pun yang terjadi saya akan diampuni." Perkataan ini benar-benar menunjukkan cara berpikir yang salah, karena Allah mengampuni perbuatan dosa hamba-hamba-Nya yang dilakukan karena kealpaan dan ia segera bertobat dan tidak berniat mengulanginya lagi :

"Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah tobat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran ketidaktahuan, yang kemudian mereka bertobat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima tobatnya oleh Allah; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Dan tidaklah tobat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, ia mengatakan, 'Sesungguhnya saya bertobat sekarang.' Dan tidak pula orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih." (Q.s. an-Nisa': 17-18).

At Taubah


membuat dan memasang widget berlangganan artikel blog
Add caption
Surat At Taubah terdiri atas 129 ayat termasuk golongan surat-surat Madaniyyah. Surat ini dinamakan At Taubah yang berarti pengampunan berhubung kata At Taubah berulang kali disebut dalam surat ini. Dinamakan juga dengan Baraah yang berarti berlepas diri yang di sini maksudnya pernyataan pemutusan perhubungan, disebabkan kebanyakan pokok pembicaraannya tentang pernyataan pemutusan perjanjian damai dengan kaum musyrikin.


Di samping kedua nama yang masyhur itu ada lagi beberapa nama yang lain yang merupakan sifat dari surat ini. Berlainan dengan surat-surat yang lain, maka pada permulaan surat ini tidak terdapat basmalah, karena surat ini adalah pernyataan perang dengan arti bahwa segenap kaum muslimin dikerahkan untuk memerangi seluruh kaum musyrikin, sedangkan basmalah bernafaskan perdamaian dan cinta kasih Allah.

Macam-Macam Nama Neraka

Neraka (An-Nar) adalah tempat penyiksaan dan ini mempunyai nama yang bermacam-macam, sebagaimana yang tertulis ini dan tertera didalam kitab suci Al-Qur’an :
1. Neraka (An-Nar) Jahanam
membuat dan memasang widget berlangganan artikel blog
Add caption

Artinya : “Apakah orang-orang itu tidak mengerti bahwa sesungguhnya siapa saja orang yang membantah (yakni berani durhaka) kepada Allah dan Rasul-Nya, maka ia akan memperoleh siksa Neraka Jahanam, kekal didalamnya dan yang sedemikian ini adalah suatu kehinaan yang besar sekali.” ( QS. At-Taubah : 63 )

2. Neraka (An-Nar) Al - Jahim
membuat dan memasang widget berlangganan artikel blog
Add caption

Artinya : “orang – orang ahli Syurga itu tidak akan merasakan kematian lagi, selain kematian yang pertama (ketika didunia itu) dan mereka itu terjaga dari siksa Neraka Jahim.” ( QS. Ad – Dukhan : 56 )


Waktu dan Keutamaan Shalat Tahajjud

Alhamdulillah, wa shalaatu wa salaamu 'ala Rosulillah wa 'ala alihi wa shohbihi wa man tabi'ahum bi ihsanin ilaa yaumid diin.
membuat dan memasang widget berlangganan artikel blog
Add caption
Sholat Tahajjud adalah shalat yang dilaksanakan sepertiga malam dengan penuh keheningan, karena di saat itu banyak orang yang tertidur lelap. Pada saat itulah sebaiknya anda bangun dari tidur, Mengambil air wudhu lalu melaksanakan sholat sunah Tahajud. Boleh anda laksanakan 2 rakaat ditutup dengan witir 1 rakaat. Boleh juga 8 rakaat dan ditutup dengan witir 3 rakaat. Bila anda sanggup, boleh juga sampai 23 rakaat. yang paling penting adalah konsistensi dalam pelaksanaannya. Lebih baik melaksanakan sholat tahajud dengan rakaat yang sedikit tapi rutin tiap malam, daripada banyak rakaatnya tapi tidak rutin.

Rabu, 15 Agustus 2012

Ayat Sajdah


Ayat Sajdah adalah ayat-ayat tertentu dalam Al Qur'an (kitab suci agama islam) yang bila dibaca disunnahkan bagi yang membaca dan mendengarnya untuk melakukan sujud tilawah.

Ayat-ayat sajdah, Ayat-ayat dimaksud antara lain :

Kasih Dan Sayang Allah Kepada Makhluk Nya


Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam (di akherat); ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.

Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik.

Al Israa' : 18 - 19

Merutinkan Dzikir di Bulan Ramadhan

membuat dan memasang widget berlangganan artikel blog
Add caption

"Ya Rasulullah, amalan apakah yang paling utama?" Beliau menjawab, "Engkau berpisah dari dunia dalam keadaan lisanmu basah dengan berdzikir pada Allah." (HR. Ahmad dan Tirmidzi. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shahih. Lihat Misykatul Mashobih)
Dzikir Ketika Melihat Hilal
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melihat hilal beliau membaca,
اللَّهُمَّ أَهْلِلْهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَالإِسْلاَمِ رَبِّى وَرَبُّكَ اللَّهُ
“Allahumma ahlilhu ‘alayna bilyumni wal iimaani was salaamati wal islaami. Robbii wa Robbukallah. [Ya Allah, tampakkanlah bulan itu kepada kami dengan membawa keberkahan dan keimanan, keselamatan dan Islam. Rabbku dan Rabbmu (wahai bulan sabit) adalah Allah]”.[1]
Ucapan Ketika Dicela atau Diusilin Orang Lain Ketika Berpuasa
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
وَإِنِ امْرُؤٌ قَاتَلَهُ أَوْ شَاتَمَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّى صَائِمٌ . مَرَّتَيْنِ
“Apabila ada orang yang mengajaknya berkelahi atau menghinanya maka katakanlah “aku sedang shaum” (ia mengulang ucapannya

Sujud Tilawah

membuat dan memasang widget berlangganan artikel blog
Add caption

''Wajahku bersujud kepada Zat yang telah menciptakannya, membentuknya, dan membuka pendengaran dan penglihatannya dengan daya upaya dan kekuatan-Nya. Mahasuci Allah, Pencipta yang paling bagus.''

Demikian arti dari doa yang dibaca dalam sujud tilawah, sujud yang dilaksanakan manakala terbaca atau terdengar ayat-ayat yang bertanda khusus dalam Alquran, yaitu ayat-ayat sajadah. Aktivitas sujud, selain untuk mengingat eksistensi diri yang tercipta dari tanah dan akan kembali ke tanah, juga merefleksikan seluruh organ tubuh pada bentuk kesyukuran yang hakiki.